BONE, KAREBASULSEL – Pemerintah Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, melaksanakan Tudang Sipatangngareng bersama para guru besar yang merupakan putra asli Bone, Selasa (1/4/2025). Acara ini menjadi momentum berharga bagi Kabupaten Bone dalam merancang masa depan lebih baik dengan bimbingan para akademisi terkemuka.
Bupati Bone H Andi Asman Sulaiman, SSos, MM, menyampaikan kegiatan ini merupakan inisiasi dari Prof Drs Hamdan Juhannis MA, PhD selaku Rektor UIN Alauddin Makassar yang memberi dukungan penuh bagi kemajuan Bone. “Acara ini adalah ruang diskusi terbuka, di mana kalau Bupati salah, silakan ditegur. Kita ingin membangun Bone dengan masukan dari para ahli, sehingga langkah yang kita ambil benar-benar terarah dan tepat sasaran,” ungkapnya.
Baca : Efisiensi Anggaran, Gubernur Sulsel Tiadakan Open House Lebaran
Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai acara Tudang Sipatangngareng yang dihadiri Menteri Pertanian Dr Ir H Andi Amran Sulaiman, MP; Gubernur Sulawesi Selatan H Andi Sudirman Sulaiman, ST; serta Komandan Korem 141/Tp Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan, SSos, MM. Acara ini mempertemukan berbagai elemen Pemkab Bone, para guru besar asal Bone, serta tokoh-tokoh masyarakat.
“Kehadiran Bapak/Ibu sekalian merupakan bukti nyata kepedulian pemerintah dari tingkat nasional hingga daerah dalam membangun Bone ke depan,” ujar Bupati Bone.
Hamdan Juhannis menjelaskan makna Tudang Sipatangngareng sebagai forum duduk bersama untuk bertukar pandangan. Ia menekankan kehadiran Mentan, sebagai salah satu putra terbaik Bone, menjadi sejarah tersendiri bagi daerah ini.
Wakil Bupati Bone Dr H Andi Akmal Pasluddin, SP, MM, seperti ditulis laman bone.go.id dalam sambutannya menyoroti pembangunan di Bone. Sementara itu, Gubernur Sulsel H Andi Sudirman Sulaiman, ST menegaskan komitmennya mendukung peningkatan fasilitas dan infrastruktur di Bone agar lebih maju dan berkembang.
Baca : Pernah Dicoba di Barru, Peta Jalan Asuransi Pertanian Diluncurkan AAUI-UNDP
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam pidatonya mengajak seluruh elemen masyarakat menggali potensi daerah dan meningkatkan perekonomian Bone. “Sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi sesama. Mari kita dorong ekonomi Bone, jadikan daerah ini sebagai kabupaten terbaik. Saya juga meminta para guru besar untuk mendampingi masyarakat dalam mengembangkan usaha,” tegasnya.
Danrem 141/Tp Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan memastikan Korem 141/Tp siap mengawal program yang dicanangkan. “Dengan 18 satuan teritorial di seluruh Sulawesi Selatan, kami siap membantu mewujudkan kesejahteraan masyarakat Bone dan Sulsel,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah dalam membangun Bone ke arah yang lebih baik, dengan semangat kebersamaan dan gotong royong yang kuat. Banyak hal disampaikan dalam diskusi, salah satunya bahwa sektor pertanian dan peternakan harus lebih dikelola di daerah, bukan hanya menjadi penyedia bahan baku bagi wilayah lain.
“Kita akan buat peraturan daerah agar ternak tidak boleh keluar dalam bentuk hidup, melainkan harus diolah di sini. Dengan begitu, nilai tambahnya tetap di Bone,” tambah Bupati Bone.
Salah satu poin penting dari Tudang Sipatangngareng ini adalah pendampingan langsung dari para guru besar. Sebanyak 75 orang akademisi akan memberikan rekomendasi bagi kebijakan pemerintah Kabupaten Bone dalam lima tahun ke depan. “Ini sejarah bagi Bone. Para cendekiawan yang telah sukses di luar daerah kini kembali untuk berkontribusi. Enam bulan ke depan, kita akan mengevaluasi hasil pertemuan ini dan memastikan bahwa rekomendasi yang diberikan benar-benar diimplementasikan,” kata Bupati. [redaksi@karebasulsel/KS-05]





