AJATAPPARENG NUSANTARA

Masyarakat Soroti Pelayanan Solar di SPBU 74.953.02 Tinombo, Minta Klarifikasi Pengelola

TINOMBO, SULAWESI TENGAH, Karebasulsel.com., – Sejumlah pengguna kendaraan di wilayah Tinombo menyampaikan keluhan terkait pelayanan penyaluran solar di SPBU 74.953.02 Tinombo. Keluhan tersebut muncul setelah kami dapat kendala dan melihat lansung sejumlah kendaraan roda empat yang hendak mengisi solar tidak mendapatkan pelayanan dengan alasan gangguan atau terputusnya jaringan sistem, Kamis (25/6/2026).

Menurut keterangan beberapa pengguna kendaraan yang berada di lokasi, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan karena terjadi pada saat masyarakat membutuhkan pasokan bahan bakar untuk aktivitas sehari-hari. Sejumlah warga berharap pengelola SPBU dapat memberikan penjelasan yang terbuka mengenai penyebab kendala pelayanan yang terjadi.

Masyarakat juga meminta pihak terkait untuk memastikan bahwa penyaluran BBM, khususnya solar, dilakukan secara transparan, adil, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Klarifikasi resmi dinilai penting untuk menghindari kesalahpahaman serta menjaga kepercayaan publik terhadap layanan distribusi BBM.

“Kami berharap ada penjelasan yang jelas mengenai kondisi yang terjadi, sehingga masyarakat mengetahui apakah kendala tersebut memang disebabkan oleh gangguan teknis atau faktor lainnya,” ujar salah seorang pengguna kendaraan yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita pers ini disusun, belum terdapat keterangan resmi dari pengelola SPBU 74.953.02 Tinombo terkait keluhan yang disampaikan masyarakat. Oleh karena itu, tim karebasulsel.com. setelah menkonfirmasi pihak pengendara mobil sudah berjam-jam antri  belum mendapatkan solar, dan alasan pihak pengelola SPBU Memutus jaringan solar.

Sudah kami jelaskan bahwa rombongan ini adalah kontingen PENAS XVII Gorontalo yang hendak balik ke Sulawesi selatan namun tidak di gubris saat kami meminta kebijakan agar kami di layani supaya bisa melanjutkan perjalanan, tapi hasilnya nihil,  malah tumpukan jerigen yang banyak.

Masyarakat berharap pihak pengelola SPBU, instansi pengawas, dan pihak Pertamina dapat melakukan evaluasi serta memberikan penjelasan resmi guna memastikan pelayanan kepada konsumen berjalan sesuai standar yang berlaku.

LEAVE A RESPONSE

Your email address will not be published. Required fields are marked *