KONI Barru Libatkan Inspektorat Bahas LPJ Cabor, Herman Jaya: Anggaran Terbatas, Prestasi Harus Meningkat
BARRU, Karebasulsel.com., – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Barru menggelar rapat pemantapan persiapan kontingen menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026 di Wajo dan Bone. Rapat berlangsung di Sekretariat KONI Barru, Minggu malam (18/10/2026).
Rapat yang dipimpin Ketua KONI Barru, Herman Jaya, S.Pi., tersebut melibatkan para ketua cabang olahraga (cabor), pelatih, dan bendahara untuk membahas alokasi anggaran, evaluasi hasil Bleep Test tahap pertama, serta kesiapan akhir kontingen.
Menariknya, KONI Barru juga melibatkan Inspektorat Kabupaten Barru untuk memberikan penjelasan teknis mengenai penyusunan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) penggunaan anggaran cabor selama pelaksanaan Porprov.
Langkah ini dilakukan agar seluruh pengurus cabor, khususnya bendahara, memahami mekanisme administrasi, kelengkapan bukti pengeluaran, serta tata cara pertanggungjawaban keuangan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ketua KONI Barru, Herman Jaya, menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran menjadi perhatian serius dalam penyelenggaraan Porprov tahun ini.
“Kita ingin seluruh pengurus cabor memahami sejak awal bagaimana penggunaan dan pertanggungjawaban anggaran. Jangan sampai setelah kegiatan selesai justru muncul persoalan administrasi karena ketidaktahuan dalam menyusun LPJ,” tegas Herman.
Menurutnya, keterlibatan Inspektorat merupakan langkah untuk memberikan pendampingan dan pemahaman kepada pengurus cabor agar penggunaan anggaran dapat dipertanggungjawabkan secara tertib.
Selain persoalan administrasi, Herman juga mengingatkan bahwa KONI Barru menghadapi keterbatasan anggaran di tengah meningkatnya jumlah cabang olahraga yang mengikuti Porprov.
“Anggaran kita boleh terbatas, fasilitas kita boleh sederhana, tetapi semangat dan harga diri olahraga Kabupaten Barru tidak boleh terbatas. Setiap rupiah yang digunakan harus benar-benar memberikan manfaat bagi kepentingan atlet,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Herman turut menyoroti hasil Bleep Test tahap pertama dan meminta seluruh pelatih meningkatkan kesiapan fisik serta mental atlet menjelang pertandingan.
Ia menegaskan bahwa Kabupaten Barru menargetkan peningkatan prestasi dari peringkat ke-14 pada Porprov sebelumnya menuju peringkat 12 atau 13 pada Porprov XVIII 2026.
“Kita datang bukan sekadar menjadi peserta. Kita membawa nama baik Kabupaten Barru. Karena itu, seluruh cabor harus kompak, disiplin, dan memiliki semangat yang sama untuk mempersembahkan prestasi terbaik,” katanya.
Herman berharap melalui rapat tersebut, seluruh persoalan teknis, anggaran, dan administrasi dapat diselesaikan sebelum keberangkatan kontingen.
“Kita ingin sukses dalam prestasi, tetapi juga sukses dalam administrasi dan pertanggungjawaban keuangan. Keduanya harus berjalan beriringan,” pungkasnya.
(Red)





