MALLUSETASI, BARRU, Karebasulsel.com., – Malam puncak Festival Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) Mallusetasi 2026 berlangsung meriah dan dipadati masyarakat. Lapangan Sepak Bola Palanro, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, bahkan tampak seperti lautan manusia pada Sabtu malam, 19 September 2026.
Malam puncak kegiatan tersebut dihadiri langsung Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M.Si., Camat Mallusetasi Andi Sandy Mulaputra, SE., MM., bersama Ketua TP PKK Kecamatan Mallusetasi, Andi Dhea Denada Putri selaku Ketua Panitia Pujasera Mallusetasi, serta Verawati Sukiman, Kepala Desa Cilellang.
Dalam sambutannya, Camat Mallusetasi Andi Sandy Mulaputra menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilainya sangat luar biasa tersebut.
Menurutnya, Festival Pujasera Mallusetasi 2026 merupakan kegiatan yang digagas oleh anak-anak muda Mallusetasi dengan melibatkan pelaku UMKM. Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kegiatan seperti ini mendapat respons positif.
Ia berharap kegiatan Pujasera dapat dilaksanakan secara rutin, bahkan setiap bulan, sehingga dapat memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk terus berkembang dan menggerakkan perekonomian masyarakat.
Camat Mallusetasi juga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Bupati Barru yang telah hadir dan membersamai masyarakat dalam malam puncak Festival Pujasera Mallusetasi 2026.
Sementara itu, Wakil Bupati Barru Dr. Ir. Abustan Andi Bintang, M.Si. mengapresiasi pelaksanaan Festival Pujasera Mallusetasi 2026 yang melibatkan para pelaku UMKM, baik dari wilayah Mallusetasi maupun dari luar Kabupaten Barru.
Menurutnya, kegiatan yang dirangkaikan dengan berbagai pertunjukan hiburan dan perlombaan tersebut tidak hanya memberikan hiburan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka.
“Kalau bisa kegiatan seperti ini dilaksanakan setiap bulan, sehingga dapat menghidupkan para pelaku UMKM. Ada perputaran ekonomi yang tentunya berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat,” ujar Wakil Bupati Barru.
Ia juga berharap ke depan kegiatan Pujasera dapat melibatkan lebih banyak tenant yang menjual kue-kue tradisional, sehingga kuliner khas masyarakat Mallusetasi dapat semakin dikenal dan menjadi bagian dari identitas kegiatan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Barru juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan dan pencegahan kebakaran.
Ia turut mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan Kabupaten Barru agar senantiasa diberikan keberkahan, keamanan, dan kemajuan.
Usai sambutan, Wakil Bupati Barru bersama Camat Mallusetasi berkesempatan menyerahkan hadiah kepada para pemenang berbagai lomba yang telah dilaksanakan selama rangkaian Festival Pujasera Mallusetasi 2026.
Ketua Panitia Pelaksana, Andi Dhea Denada Putri, dalam kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barru yang terus memberikan ruang kepada anak-anak muda untuk berkreasi dan menghadirkan kegiatan positif bagi masyarakat.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Bupati Barru yang telah hadir membersamai kami pada malam puncak Pujasera Mallusetasi 2026,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja sejak awal hingga akhir kegiatan sehingga seluruh rangkaian acara dapat terlaksana dengan baik.
“Kami juga memohon maaf kepada seluruh pelaku UMKM yang telah hadir selama sepekan. Apabila dalam pelayanan kami terdapat kekurangan maupun ada kata-kata yang kurang berkenan, kami memohon maaf,” tambahnya.
Kemariahan malam puncak Festival Pujasera Mallusetasi 2026 kemudian ditutup dengan pesta kembang api yang menghiasi langit Palanro dan disambut antusias oleh masyarakat.
Sejumlah masyarakat Mallusetasi mengaku senang dengan adanya kegiatan tersebut. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan karena selain memberikan hiburan, Pujasera juga menjadi ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan menjual produk mereka kepada masyarakat.

“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan bisa dilaksanakan kembali,” harap salah seorang warga.





